JAWA TENGAH — Pengalaman langsung selama tujuh hari dan ratusan mil mengendarai GMC Sierra EV Denali Max Range 2026 membuat jurnalis otomotif The Drive, Andrew P. Collins, jatuh hati pada satu fitur yang sama sekali tidak terkait dengan motor listrik atau baterai. Fitur itu adalah MidGate Pro — dinding belakang kabin yang bisa dilipat dan disimpan sepenuhnya ke dalam bodi.
Sistem ini memungkinkan pengemudi memperluas area bak hingga ke dalam kabin. Kaca belakang dan dinding kabin bisa disembunyikan sehingga barang sepanjang apapun bisa diangkut. Untuk pickup konvensional, hal ini tidak mungkin karena struktur sasis terpisah antara kabin dan bak. Tapi pada GMC Sierra EV dan Chevrolet Silverado EV yang menggunakan platform monokok, keduanya menyatu secara struktural.
Keuntungan lain: tidak ada emisi gas buang. Jadi risiko karbon monoksida merembes ke kabin saat MidGate terbuka benar-benar nol. Ini membuat fitur ini jauh lebih aman dibanding versi lawasnya di Chevrolet Avalanche dan Cadillac Escalade EXT yang sudah ada beberapa generasi lalu.
Collins menyebut proses membuka MidGate sangat mudah. Waktu yang dihabiskan lebih banyak untuk membereskan barang di jok belakang daripada menjepit panel dinding. Beberapa detail teknis yang membuat sistem ini unggul:
Collins juga melakukan pengukuran langsung dengan meteran, bukan mengandalkan data spesifikasi pabrik. Hasilnya menunjukkan fleksibilitas luar biasa:
Meski MidGate sangat praktis, Collins mengeluhkan satu hal: penutup bak (tonneau cover) yang sangat berat dan rumit. Untuk menggunakan MidGate, penutup ini harus dilepas dan disimpan di tempat lain. Ini jadi satu-satunya hambatan berarti dalam sistem yang selebihnya dirancang sangat intuitif.
Fitur MidGate tersedia di GMC Sierra EV dan Chevrolet Silverado EV. Keduanya belum dipasarkan secara resmi di Indonesia, tapi kehadirannya menunjukkan arah baru desain pickup listrik yang mengutamakan fleksibilitas ruang muat tanpa mengorbankan kenyamanan kabin.