Formaska Desak Kontraktor Proyek Jalan di Karanganyar Kerjakan Langsung, Ancaman Laporkan ke APH Jika Disubkontrakkan

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:09:31 WIB
Formaska memastikan pemantauan langsung seluruh tahapan pengerjaan proyek jalan di Karanganyar hingga rampung.

KARANGANYAR — Formaska memastikan akan memantau langsung seluruh tahapan pengerjaan proyek jalan di wilayahnya, mulai dari awal hingga rampung. Langkah ini diambil untuk memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak, bukan sekadar seremonial belaka.

Peringatan ini disampaikan menyusul pengalaman buruk pada sejumlah proyek sebelumnya. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pembangunan Masjid Agung Karanganyar, yang dinilai menjadi pelajaran berharga agar praktik serupa tidak kembali terulang pada proyek infrastruktur jalan.

Potensi Kerugian dari Praktik Subkontrak

Riyadi menjelaskan, ketika proyek dialihkan kepada pihak ketiga melalui sistem subkontrak, nilai pekerjaan secara otomatis ikut terpotong. Pemotongan anggaran di level bawah ini kerap berdampak pada penurunan mutu material dan kualitas pengerjaan di lapangan.

“Formaska mengingatkan kepada kontraktor-kontraktor pemenang lelang untuk mengerjakan proyek secara langsung. Jangan sampai proyek itu disubkan kembali,” kata Riyadi, Sabtu (1/8/2026).

Menurutnya, praktik ini bukan sekadar soal efisiensi, melainkan menyangkut integritas dan tanggung jawab hukum kontraktor utama terhadap pemilik pekerjaan. Jika ditemukan penyimpangan, Formaska tidak akan segan mengambil langkah tegas.

Pengawasan Dinas PU Diminta Diperketat

Formaska juga mendorong Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Karanganyar, khususnya bidang pengawasan, untuk mengoptimalkan pengawasan selama masa pelaksanaan proyek. Kehadiran pengawas lapangan yang aktif dinilai krusial untuk mencegah terjadinya kecurangan sejak dini.

“Kalau memang benar-benar terjadi penyimpangan, kita akan menggandeng APH. Jika ditemukan maka akan kami laporkan ke APH,” tegas Riyadi.

Langkah pelaporan ke aparat penegak hukum menjadi opsi terakhir yang disiapkan Formaska apabila teguran lisan dan pengawasan partisipatif tidak diindahkan oleh kontraktor. Hal ini menunjukkan keseriusan organisasi dalam mengawal penggunaan anggaran publik di Kabupaten Karanganyar.

Komitmen Warga Awasi Anggaran Publik

Keterlibatan aktif elemen masyarakat seperti Formaska dalam mengawasi proyek infrastruktur menjadi sinyal positif bagi tata kelola pemerintahan yang transparan. Dengan adanya pemantauan independen, diharapkan setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat maksimal bagi warga.

Formaska berjanji akan terus melakukan pemantauan berkala dan membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan kejanggalan di lokasi proyek. Dengan begitu, kualitas infrastruktur jalan di Karanganyar diharapkan benar-benar sesuai dengan harapan dan kebutuhan publik.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: jatengnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top