13 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Wisata di Nazca Peru, 11 di Antaranya Turis Asing

Penulis: Oki Setiawan  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:57:31 WIB
Tiga belas orang tewas dalam kecelakaan pesawat wisata di kawasan Nazca, Peru, dengan sebelas korban merupakan turis asing.

MOSKOW — Kecelakaan pesawat wisata kembali mencoreng industri pariwisata Amerika Selatan. Sebuah pesawat kecil yang membawa rombongan turis jatuh di kawasan geoglyph Nazca yang ikonik di Peru selatan, menewaskan seluruh penumpang dan kru di dalamnya.

Peristiwa ini terjadi di atas kompleks arkeologi yang menjadi salah satu destinasi wisata utama Peru. Pesawat tersebut diduga mengangkut wisatawan yang ingin melihat langsung garis-garis misterius Nazca dari ketinggian, sebuah atraksi yang sangat populer di kalangan turis mancanegara.

Korban Jiwa Didominasi Wisatawan Eropa

Berdasarkan laporan penyiar lokal TVPeru, sebelas dari tiga belas korban adalah turis asing. Rinciannya, tujuh warga negara Italia, dua warga Jerman, dan dua warga Spanyol menjadi korban dalam insiden nahas tersebut.

Dua korban lainnya adalah kru penerbangan yang merupakan warga negara Peru. Laporan dari radio RPP menyebutkan bahwa tidak ada satu pun penumpang yang selamat dari kecelakaan ini.

Penyebab Kecelakaan Masih Misteri

Hingga berita ini diturunkan, otoritas penerbangan Peru belum merilis pernyataan resmi terkait penyebab jatuhnya pesawat. Laporan sementara dari radio RPP menyebutkan bahwa penyebab kecelakaan masih belum diketahui.

Tim penyelamat dan investigator telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Kotak hitam pesawat menjadi kunci utama untuk mengungkap misteri di balik tragedi penerbangan wisata ini.

Kecelakaan ini menjadi pengingat akan risiko penerbangan wisata di kawasan pegunungan dan gurun, di mana kondisi cuaca dan medan yang menantang kerap menjadi faktor utama dalam insiden penerbangan kecil. Otoritas setempat diperkirakan akan melakukan audit menyeluruh terhadap operator penerbangan wisata di wilayah Nazca pasca-kejadian ini.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: jateng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top