Lepas E4 EV dan L8 PHEV di GIIAS 2026: Strategi Gaya Hidup yang Menjual, Tapi Harga Tetap Premium

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 09:49:31 WIB
Lepas E4 EV dan L8 PHEV dipamerkan di booth GIIAS 2026 dengan konsep kolaborasi bersama Jakarta Fashion Week.

JAWA TENGAH — Kolaborasi Lepas dengan Jakarta Fashion Week (JFW) 2027 di booth GIIAS 2026 bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah pernyataan posisi yang tegas: Lepas ingin dilihat sebagai Premium Lifestyle New Energy Vehicle Brand. Runway bertema "New Energy, New Lifestyle" yang menampilkan koleksi desainer lokal Othman dan Danjyo Hiyoji sengaja dihadirkan untuk membangun persepsi bahwa mobil listrik adalah bagian dari ekspresi personal, bukan sekadar alat transportasi.

Filosofi "Drive Your Elegance": Antara Desain dan Fungsi

Konsep yang diusung Lepas berpusat pada filosofi "Drive Your Elegance". Mereka mengklaim desain Leopard Aesthetics—yang terinspirasi dari karakter leopard yang anggun dan presisi—menjadi dasar dari setiap produk. Bagi mereka, desain bukan hanya kulit luar, melainkan cara menghadirkan pengalaman emosional di dalam kabin.

Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, menyatakan bahwa desain memiliki peran lebih besar daripada sekadar estetika. "Desain adalah cara kami menghadirkan pengalaman, karakter, dan emosi dalam setiap perjalanan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan JFW terasa natural karena kedua industri percaya bahwa desain yang baik mampu menjadi bagian dari gaya hidup seseorang.

Pernyataan ini didukung oleh Chairman Jakarta Fashion Week, Svida Alisjahbana. Menurutnya, pengalaman premium tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga hubungan emosional dengan penggunanya. "Kami melihat Lepas tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga desain dan pengalaman yang menjadi bagian dari gaya hidup modern," kata Svida.

Lepas E4 EV: Banderol Rp339 Juta dan Klaim Jarak Tempuh 600 Km

Produk utama yang menjadi ujung tombak strategi ini adalah Lepas E4 EV. Mobil listrik murni ini dipasarkan dengan harga spesial GIIAS Rp339 juta OTR Jakarta. Angka ini menempatkannya di segmen yang kompetitif, bersaing langsung dengan para pemain EV Tiongkok lain yang sudah lebih dulu populer di Indonesia.

E4 EV dibangun di atas platform LEX Intelligent New Energy Platform. Lepas mengklaim platform ini menghadirkan empat nilai utama: More Stable, More Spacious, More Quiet, dan More Efficient. Klaim jarak tempuhnya pun ambisius—lebih dari 600 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Namun, perlu dicatat bahwa angka tersebut adalah klaim pabrikan yang belum kami verifikasi melalui pengujian independen. Jarak tempuh real-world sangat bergantung pada kondisi jalan, gaya mengemudi, dan penggunaan AC. Kami menyarankan pembaca untuk menunggu hasil uji jurnalistik dari media otomotif lain sebelum memutuskan, terutama karena angka 600 km adalah klaim yang jarang tercapai dalam kondisi lalu lintas campuran di Indonesia.

Lepas L8 PHEV: Jembatan Menuju Elektrifikasi

Di atas E4 EV, Lepas menempatkan L8 PHEV dengan banderol Rp589 juta OTR Jakarta. Sebagai kendaraan hibrida plug-in, L8 menawarkan solusi bagi konsumen yang belum siap sepenuhnya beralih ke EV murni. Kehadirannya di segmen harga Rp500 jutaan menempatkannya di tengah persaingan SUV premium yang ketat.

Dengan selisih harga Rp250 juta dari E4 EV, L8 jelas menyasar pasar yang berbeda. Pembeli L8 kemungkinan adalah mereka yang menginginkan kemewahan dan ruang kabin lebih besar, dengan fleksibilitas mesin bensin sebagai cadangan untuk perjalanan jauh.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Strategi lifestyle Lepas memang menarik, tapi ada beberapa catatan yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda mengeluarkan uang puluhan juta rupiah:

  • Jaringan purna jual: Sebagai brand pendatang, ketersediaan dealer dan bengkel resmi Lepas di luar kota-kota besar masih perlu diverifikasi. Ini faktor krusial untuk biaya perawatan jangka panjang.
  • Klaim jarak tempuh: Angka 600 km untuk E4 EV adalah klaim pabrikan. Pengujian real-world di kondisi lalu lintas Indonesia—yang kerap macet dan panas—belum tersedia.
  • Harga premium: Rp339 juta untuk EV dan Rp589 juta untuk PHEV bukanlah angka yang murah. Anda membayar lebih untuk positioning brand dan desain, bukan hanya untuk teknologi baterai.
  • Nilai jual kembali: Belum ada data historis tentang depresiasi mobil Lepas di pasar Indonesia. Ini risiko yang harus ditanggung pembeli pertama.

Verdict: Menarik, Tapi Butuh Pembuktian

Lepas layak diapresiasi karena mencoba membangun identitas yang berbeda di tengah pasar EV Indonesia yang mulai ramai. Kolaborasi dengan JFW menunjukkan bahwa mereka serius memahami psikologi konsumen Indonesia yang mulai melihat mobil sebagai bagian dari gaya hidup.

Namun, pada akhirnya, keputusan pembelian tetap harus didasarkan pada data teknis dan pengalaman berkendara, bukan sekadar citra. Lepas E4 EV cocok untuk Anda yang mengutamakan desain dan ingin tampil beda, dengan catatan Anda siap menerima risiko brand baru. Sebaliknya, jika prioritas Anda adalah kepraktisan dan jaringan servis yang luas, kompetitor yang lebih mapan mungkin masih menjadi pilihan lebih aman.

Kami menyarankan untuk melakukan test drive dan menunggu review mendalam dari media otomotif sebelum memutuskan. GIIAS 2026 adalah momen yang tepat untuk melihat langsung dan membandingkan Lepas dengan kompetitornya di lokasi yang sama.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: oto.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top