JAWA TENGAH — Dorongan itu disampaikan Jumhur saat meninjau Festival Balon Udara di Alun-alun Wonosobo, Jawa Tengah, pada 8-9 Agustus 2026. Ia menilai agenda rutin tahunan tersebut memiliki daya tarik wisata tinggi dan berpotensi mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Jumhur mengaku telah berdiskusi dengan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat serta tokoh masyarakat setempat mengenai konsep ekowisata yang terintegrasi dengan upaya pemuliaan lingkungan.
"Saya lagi berpikir dan tadi sudah ngobrol-ngobrol dengan Bupati Wonosobo dan tokoh Wonosobo tentang eco-tourism yaitu pariwisata yang terkait dengan pemuliaan lingkungan," ujar Jumhur, dikutip Selasa (11/8/2026).
Menurut Jumhur, keindahan alam yang terjaga menjadi keunggulan kompetitif daerah apabila dikelola melalui sektor pariwisata berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pengembangan destinasi wisata harus berjalan seiring dengan perlindungan ekologis agar manfaatnya bisa dinikmati generasi mendatang.
Selain sektor pariwisata, Jumhur menyoroti potensi ekonomi lain yang belum banyak digarap maksimal, yakni perdagangan karbon. Potensi ini didukung oleh kerimbunan vegetasi, luas kawasan hutan, dan tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan penghijauan.
"Ada perdagangan karbon yang nilainya besar sekali. Perdagangan karbon sama dengan perdagangan oksigen. Yakni, oksigen yang dihasilkan dari kegiatan penanaman pohon bisa dikompensasikan dengan nilai uang," jelas Jumhur.
KLH/BPLH berkomitmen memastikan skema perdagangan karbon berjalan transparan dan akuntabel. Jumhur menegaskan bahwa nilai ekonomi dari penyerapan karbon harus kembali dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya dinikmati korporasi atau pemerintah daerah.
Upaya tersebut sejalan dengan langkah Bupati Afif Nurhidayat yang menggerakkan warga menanam ratusan ribu pohon kopi di lereng Gunung Sindoro dan Sumbing. Program ini dirancang untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan produktivitas lahan pertanian warga.
Dalam kunjungan kerjanya, Jumhur juga berdialog dengan masyarakat dalam rangkaian Malam Puncak Peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pembangunan yang maju dan mandiri dengan tetap mempertahankan kelestarian lingkungan.