10 PNS Pemprov Jateng Lolos Beasiswa S2-S3 Skema Cost Sharing Bappenas, Kuliah di UGM hingga Unair

Penulis: Oki Setiawan  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 13:03:24 WIB
Sepuluh PNS Pemprov Jateng lolos seleksi beasiswa S2-S3 skema cost sharing Bappenas untuk kuliah di UGM, Undip, Unpad, dan Unair.

SEMARANG — Pemprov Jawa Tengah untuk pertama kalinya mengirimkan 10 PNS mengikuti program karyasiswa beasiswa cost sharing dari Kementerian PPN/Bappenas. Program ini menjadi jalan baru bagi ASN untuk meningkatkan kapasitas di bidang perencanaan pembangunan tanpa membebani penuh anggaran daerah.

Asisten Administrasi Setda Jateng Dhoni Widianto mengungkapkan, para ASN yang lolos akan menempuh studi S2 dan S3 di Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Airlangga (Unair). Keempat kampus tersebut menerima PNS Pemprov Jateng dalam berbagai disiplin ilmu strategis.

Skema Pembiayaan: SPP dari Bappenas, Biaya Hidup dari APBD

Skema cost sharing menjadi solusi di tengah keterbatasan fiskal daerah. Bappenas menanggung biaya pendidikan atau SPP, sementara biaya hidup mahasiswa ditanggung oleh APBD masing-masing daerah asal.

"Adanya program cost sharing ini sangat bermanfaat dan tentu bisa mendukung peningkatan mutu ASN di Jawa Tengah. Dengan keterbatasan fiskal yang ada, ini sangat membantu. Jadi ada pembiayaan SPP dari Bappenas dan untuk living cost-nya dari APBD masing-masing daerah," kata Dhoni.

Penguatan Meritokrasi dan Komitmen Gubernur Ahmad Luthfi

Pengiriman PNS untuk studi lanjut ini bukan sekadar menambah gelar. Dhoni menegaskan bahwa sistem meritokrasi di Jateng saat ini sudah berjalan cukup tinggi, dan peningkatan kualitas ASN menjadi syarat untuk menjaga tren positif tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi disebut memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan sistem merit. Setelah lulus, para penerima beasiswa dijanjikan akan ditempatkan kembali sesuai dengan bidang keilmuan yang ditekuni selama kuliah.

"Gubernur Ahmad Luthfi punya komitmen untuk meningkatkan sistem merit tersebut. Kami akan tempatkan kembali sesuai dengan komitmen keilmuan sebagai penerima beasiswa. Semoga ini bisa mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan visi misi Jawa Tengah," jelasnya.

Dari 49 Penerima Internal hingga Beasiswa ke Australia

Program beasiswa tahun ini merupakan bagian dari seleksi besar yang dilakukan Kementerian PPN/Bappenas. Secara nasional, terdapat 49 ASN penerima beasiswa internal, 56 beasiswa S2 afirmasi, dan 35 beasiswa cost sharing.

Selain program di dalam negeri, Bappenas juga menetapkan penerima beasiswa untuk studi di Australia dan Singapura. Namun, khusus untuk skema cost sharing, Pemprov Jateng menjadi salah satu daerah yang mendapat jatah terbanyak dengan 10 kursi bagi PNS bidang perencanaan pembangunan.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: radioidola.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top