Pencarian

Honda Accord Bekas 50 Jutaan Tahun 2026: Pilihan Sedan Premium yang Masih Layak, Ini Simulasinya

Selasa, 04 Agustus 2026 • 07:32:01 WIB
Honda Accord Bekas 50 Jutaan Tahun 2026: Pilihan Sedan Premium yang Masih Layak, Ini Simulasinya
Honda Accord bekas tahun produksi lawas masih ditawarkan di kisaran Rp80 juta hingga Rp90 jutaan di pasar mobkas.

JAWA TENGAH — Radar Cirebon — Di tengah tren kenaikan harga mobil baru yang tak terbendung, skema pembelian mobil bekas (mobkas) justru kian diminati. Konsumen Indonesia kini lebih cermat memilih unit dengan anggaran terbatas, asalkan kondisi mesin dan riwayat perawatan terpantau baik. Honda Accord masuk dalam daftar kendaraan yang kerap direkomendasikan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa harga pasar Accord bekas saat ini berada di atas estimasi awal. Berdasarkan penelusuran tim redaksi, unit dengan mesin 2.000 cc hingga 2.400 cc masih ditawarkan pada kisaran Rp80 juta hingga Rp90 jutaan, tergantung tahun produksi dan kondisi fisik kendaraan. Artinya, anggaran Rp50 juta belum cukup untuk memboyong model ini, kecuali Anda mendapatkan unit dengan tahun yang lebih tua atau kondisi perlu perbaikan.

Bukan Sekadar Irit, Ini Keunggulan Utama Accord di Kelasnya

Keunggulan utama Accord bekas bukan terletak pada efisiensi bahan bakarnya, melainkan pada kualitas berkendara. Posisi duduk ergonomis dan material interior yang terasa premium menjadi nilai jual utama yang sulit ditemukan pada city car baru di kelas Rp200 jutaan sekalipun. Suspensi yang ditawarkan mampu meredam getaran dengan baik, memberikan rasa stabil saat melaju di tol maupun jalan rusak.

Mesin 2.000 cc hingga 2.400 cc yang diusung memberikan tenaga responsif untuk manuver di perkotaan. Meski konsumsi bahan bakarnya tentu lebih boros dibanding mobil LCGC, kompensasi kenyamanan dan ruang kabin yang lapang menjadikannya pilihan rasional bagi keluarga yang kerap melakukan perjalanan antar kota.

Pemeriksaan Wajib Sebelum Transaksi: Mesin hingga Dokumen

Keputusan membeli Accord bekas tidak bisa dilakukan terburu-buru. Calon pembeli wajib melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menghindari biaya perbaikan besar di kemudian hari. Fokus utama pengecekan ada pada kondisi mesin, transmisi, dan kaki-kaki yang menjadi komponen termahal jika rusak.

  • Mesin dan Transmisi: Dengarkan suara mesin saat idle, pastikan tidak ada bunyi kasar atau ketukan. Untuk transmisi otomatis, cek perpindahan gigi apakah terasa halus atau justru tersendat.
  • Sistem Kelistrikan: Uji seluruh fitur kelistrikan seperti AC, power window, dan head unit. Kerusakan pada modul kelistrikan Accord bisa memakan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
  • Kelengkapan Dokumen: Pastikan nomor rangka dan mesin sesuai dengan STNK dan BPKB. Kejanggalan administratif bisa berujung pada masalah hukum di kemudian hari.
  • Riwayat Servis: Jika memungkinkan, mintalah buku servis berkala. Riwayat perawatan yang tercatat rutin menjadi indikator kuat bahwa mobil dirawat dengan baik oleh pemilik sebelumnya.

Alternatif di Bawah Rp 60 Juta: Pilih City Car atau Sedan Tua?

Jika anggaran benar-benar mentok di angka Rp50 jutaan, opsi yang lebih realistis adalah beralih ke city car bekas seperti Honda Jazz atau Toyota Yaris generasi awal. Keduanya menawarkan biaya perawatan lebih murah dan konsumsi bensin lebih irit dibanding Accord. Namun, Anda harus berkompromi dengan ruang kabin yang lebih sempit dan fitur keselamatan yang lebih sederhana.

Keputusan akhir kembali pada prioritas Anda. Accord adalah pilihan tepat jika kenyamanan dan gengsi adalah segalanya. Sementara city car lebih masuk akal untuk efisiensi biaya operasional jangka panjang. Pastikan Anda melakukan riset harga pasar terbaru di platform jual-beli online maupun dealer mobkas terpercaya sebelum melakukan negosiasi.

Follow www.jatengtop.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarcirebon.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks