SEMARANG — Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Yulianto, membenarkan insiden yang menimpa calon taruna asal Makassar tersebut. Ia menyebutkan, saat ini tim penyelidik masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab korban jatuh.
"Kami masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari rekan-rekan korban, termasuk yang pertama kali menemukan korban dan mereka yang sempat berinteraksi dengannya sebelum kejadian," ujar Yulianto kepada wartawan di Mapolda Jateng, Jumat (31/7/2026).
Korban Dijadwalkan Ikut Latihan di Magelang
Menurut Yulianto, korban merupakan calon Bhayangkara Taruna yang dalam waktu dekat dijadwalkan mengikuti latihan di Magelang. Pihak keluarga disebut telah menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah.
Usai ditemukan, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Akpol untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Penyebab Pasti Masih Menunggu Hasil Visum
Hingga kini, kepolisian belum dapat memastikan penyebab korban terjatuh dari lantai tiga Gedung Hoegeng. Yulianto menambahkan, penyebab pasti kematian korban juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis.
"Kami belum mendapatkan keterangan resmi dari dokter yang menangani," katanya.
Jenazah Akan Diberangkatkan ke Makassar
Saat ini, jenazah korban telah menjalani proses pemulasaraan dan akan diberangkatkan ke Makassar untuk diserahkan kepada keluarga serta dimakamkan di kampung halamannya.
Polda Jawa Tengah memastikan proses penyelidikan masih berjalan dan akan transparan. "Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut jika hasil pemeriksaan sudah lengkap," pungkas Yulianto.