Pencarian

Plt Bupati Pati Resmikan Laboratorium Sekolah Berintegritas di SMAN 1 Pati, Chandra Tekankan SDM Berkarakter Jadi Modal Pembangunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 10:37:01 WIB
Plt Bupati Pati Resmikan Laboratorium Sekolah Berintegritas di SMAN 1 Pati, Chandra Tekankan SDM Berkarakter Jadi Modal Pembangunan
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memotong pita sebagai tanda peresmian Laboratorium Sekolah Berintegritas di SMAN 1 Pati, Jumat (31/7/2026).

PATI — Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada infrastruktur fisik. Modal utama yang dibutuhkan adalah sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter, pernyataan ini disampaikannya usai meresmikan Laboratorium Sekolah Berintegritas di SMAN 1 Pati, Jumat (31/7/2026).

Peresmian fasilitas anyar ini ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah III, Budi Santosa. Hadir pula Pembina Komunitas Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangunan Integritas (KomPAK API) Jawa Tengah, Drs. Kunto Nugroho HP, M.Si, yang bertindak sebagai narasumber utama dalam IHT tersebut.

Laboratorium Integritas: Ruang Belajar Nilai Antikorupsi

Laboratorium ini dirancang bukan sekadar ruang kelas biasa. Fungsinya adalah menjadi pusat pembelajaran nilai-nilai dasar seperti kejujuran, keberanian, dan kedisiplinan. Keberadaannya diharapkan mampu menjadi fondasi bagi siswa untuk melangkah ke jenjang kehidupan selanjutnya.

“Adanya Laboratorium Sekolah Berintegritas ini sangat penting karena generasi penerus kita harus diajarkan tentang pentingnya integritas. Nilai kejujuran, keberanian, dan kedisiplinan adalah dasar bagi generasi kita untuk melangkah ke tahap kehidupan selanjutnya,” ujar Chandra dalam sambutannya.

Pengimbasan ke Seluruh Sekolah di Kabupaten Pati

Kegiatan IHT yang digelar SMAN 1 Pati merupakan bagian dari upaya pengimbasan Sekolah Berintegritas. Targetnya jelas: memperkuat penanaman nilai integritas dan tata kelola sekolah yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien di seluruh jenjang pendidikan.

Kepala sekolah dari berbagai SMA, SMK, dan SMP, baik negeri maupun swasta, dilibatkan dalam pelatihan ini. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang menerapkan prinsip antikorupsi di lingkungan sekolah masing-masing.

Chandra mengapresiasi langkah para pendidik yang berkomitmen menjaga integritas pendidikan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan menjadi kunci untuk menciptakan generasi penerus yang bersih dan berintegritas.

“Dasar pembangunan tidak hanya infrastruktur yang baik, tetapi modal utamanya adalah SDM yang unggul dan berkarakter,” pungkasnya. Peresmian ini menjadi langkah konkret Pemkab Pati dalam membangun budaya antikorupsi sejak dini di lingkungan satuan pendidikan.

Follow www.jatengtop.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartaphoto.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks