Pencarian

Festival Lampu Merah Putih di Pemalang Masuki Tahun Keempat, Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Swadaya Warga Desa Kandang

Senin, 10 Agustus 2026 • 23:17:01 WIB
Festival Lampu Merah Putih di Pemalang Masuki Tahun Keempat, Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Swadaya Warga Desa Kandang
Festival Gebyar Lampu Merah Putih di Desa Kandang, Pemalang, resmi dibuka Plt Bupati Nurkholes pada Sabtu (8/8/2026) malam.

PEMALANG — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, membuka langsung Festival Gebyar Lampu Merah Putih di sepanjang Jalan Raya Desa Kandang, Kecamatan Comal, Sabtu (8/8/2026) malam. Festival ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, edisi kali ini menampilkan beragam kreasi lampu hias yang seluruhnya dibuat secara swadaya oleh warga. Mulai dari replika Monas, Jembatan Suramadu, hingga ornamen satwa khas Nusantara turut memeriahkan sepanjang jalan utama desa.

Empat Tahun Berturut-Turut, Desa Kandang Viral Lewat Kreativitas Warga

Nurkholes menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi warga yang telah empat tahun berturut-turut menghadirkan festival lampu hias. Menurutnya, kekompakan ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat.

"Saya sangat mengapresiasi masyarakat Desa Kandang yang mampu membuat desanya viral. Ini sudah empat tahun dan puncaknya malam ini," ungkap Nurkholes dalam sambutannya.

"Semoga semakin ramai dan semakin berkembang," lanjutnya.

Bukan Sekadar Hiasan, Omzet UMKM Ikut Naik

Di balik kemeriahan lampu hias, festival ini membawa dampak ekonomi yang langsung dirasakan pelaku usaha setempat. Puluhan pedagang UMKM yang berjualan di sekitar lokasi acara menikmati peningkatan omzet selama festival berlangsung.

Nurkholes menyoroti bagaimana ibu-ibu dan bapak-bapak di Desa Kandang bahu-membahu mempersiapkan lampu-lampu hias tersebut. Kerja kolektif ini pada gilirannya menciptakan keramaian yang menguntungkan pedagang lokal.

Murni Swadaya Tanpa Bantuan Dana Pemerintah

Yang menarik dari festival ini adalah kemandirian warga. Seluruh hiasan lampu dibuat tanpa mengandalkan bantuan dana dari pemerintah, murni dari swadaya dan kreativitas masyarakat setempat.

Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana sebuah desa mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui pendekatan budaya dan kebersamaan. Sepanjang Agustus, pengunjung dari luar daerah masih bisa menikmati pameran lampu hias yang menghiasi Desa Kandang setiap malamnya.

Follow www.jatengtop.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: joglojateng.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks