Pencarian

Momen Skin-to-Skin Pertama Shenina Cinnamon dan Baby Segara: Pesan Haru untuk Buah Hati

Minggu, 02 Agustus 2026 • 07:47:01 WIB
Momen Skin-to-Skin Pertama Shenina Cinnamon dan Baby Segara: Pesan Haru untuk Buah Hati
Shenina Cinnamon menjalani momen skin-to-skin pertama dengan putranya, Segara, sesaat setelah proses persalinan.

JAWA TENGAH — Kelahiran seorang bayi selalu membawa cerita yang mengharukan, apalagi bagi ibu yang baru pertama kali merasakan indahnya mengandung dan melahirkan. Hal ini juga yang dirasakan oleh aktris Shenina Cinnamon. Ia baru saja melahirkan putra pertamanya yang diberi nama Segara pada 20 Juli 2026 lalu.

Ungkapan Syukur Shenina untuk Sang Buah Hati

Kebahagiaan Shenina dan suaminya, Angga Yunanda, kini terasa lengkap. Melalui unggahan Instagram terbarunya, Shenina menuliskan rasa syukur yang dalam sekaligus pesan menyentuh untuk putra pertamanya, Segara.

"Terima kasih sudah memilihku," tulis Shenina dalam keterangan unggahannya, seperti dikutip dari bahan artikel.

Dalam foto yang diunggah, terlihat jelas momen skin-to-skin pertama antara ibu dan anak yang dilakukan sesaat setelah proses persalinan. Momen ini bukan sekadar foto, melainkan awal dari perjalanan panjang peran barunya sebagai seorang ibu.

Perjalanan Panjang yang Penuh Makna Menjadi Ibu

Bagi Shenina, proses mengandung hingga melahirkan adalah pengalaman yang tak ternilai. Ia mengakui bahwa setiap detik yang dilaluinya adalah proses yang sangat panjang namun berharga. Perasaan haru dan syukur bercampur menjadi satu saat ia resmi menyandang gelar seorang ibu.

Ungkapan jujur Shenina ini tentu sangat relate dengan para ibu muda di Indonesia. Perjalanan sembilan bulan mengandung, melewati berbagai perubahan fisik dan emosi, hingga akhirnya bertemu buah hati adalah babak yang tak akan pernah terlupakan.

Manfaat Skin-to-Skin untuk Bayi Baru Lahir

Momen yang dibagikan Shenina juga menyoroti praktik skin-to-skin atau kontak kulit langsung antara ibu dan bayi. Ini adalah praktik yang sangat dianjurkan oleh tenaga kesehatan karena memiliki segudang manfaat.

  • Membantu menstabilkan suhu tubuh, detak jantung, dan pernapasan bayi.
  • Memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi sejak menit-menit pertama kelahiran.
  • Merangsang produksi ASI dan memudahkan bayi untuk menyusu lebih dini.
  • Membuat bayi merasa lebih tenang dan aman karena mendengar detak jantung ibu yang familiar.

Momen skin-to-skin biasanya dilakukan segera setelah bayi lahir dan dikeringkan, lalu diletakkan di dada ibu. Praktik ini bisa dilakukan selama beberapa jam pertama atau lebih, selama ibu dan bayi dalam kondisi sehat.

Kapan Bunda Perlu Konsultasi ke Dokter?

Meski skin-to-skin sangat dianjurkan, ada beberapa kondisi yang perlu menjadi perhatian khusus. Jika bayi lahir dengan kondisi yang membutuhkan perawatan intensif di NICU, atau jika ibu mengalami komplikasi pasca persalinan, proses skin-to-skin mungkin perlu ditunda atau disesuaikan dengan arahan dokter.

Selalu ikuti saran dari bidan atau dokter kandungan mengenai kondisi kesehatan Bunda dan si kecil. Jangan ragu untuk bertanya jika ada kekhawatiran tentang proses menyusui atau perawatan bayi baru lahir.

Kisah Shenina Cinnamon mengingatkan kita semua bahwa menjadi ibu adalah perjalanan yang penuh perjuangan dan cinta. Selamat atas kelahiran putra pertamanya, semoga menjadi keluarga yang sakinah dan selalu dalam lindungan Tuhan.

Follow www.jatengtop.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lifestyle.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks